Sistem Informasi Geografis banyak digunakan untuk berbagai kepentingan antara lain untuk perencanaan, analisis, dan pengambilan keputusan atau suatu kebijakan mengenai suatu daerah, serta bidang kesehatan atau kedokteran. Untuk itu Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya mengirimkan SDM terbaiknya guna mengikuti Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS). Pelatihan berlangsung selama 3 hari tanggal 11-13 Februari 2019 bertempat di gedung Smile Group, jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kuantan Mlati Square kav. R3-R5 & A2 Sleman, DIY.
GIS (Geographic Information System) atau di Indonesia dikenal SIG (Sistem Informasi Geografis) adalah sistem aplikasi untuk pengelolaan data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan) yang dirancang untuk bekerja dengan data yang berkoordinat geografi. Tujuan pokok dari pemanfaatan GIS adalah untuk mempermudah mendapatkan informasi yang telah diolah dan disimpan sebagai atribut suatu lokasi atau obyek. Misalnya, GIS bisa membantu merencanakan pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi maupun menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau yang lainya. Hampir semua bidang yang bekerja dengan informasi memerlukan GIS, di antaranya bidang pertanian, kesehatan, perikanan, kehutanan, perkotaan, tambang, lingkungan, transportasi dan lain-lain.
Di bidang kesehatan, SIG dapat digunakan untuk menentukan distribusi penderita suatu penyakit, pola atau model penyebaran penyakit, Penentuan distribusi unit–unit rumah sakit ataupun puskesmas–puskesmas, fasilitas–fasilitas kesehatan maupun jumlah tenaga medis, dsb. Menurut WHO, manfaat SIG dalam kesehatan masyarakat dapat digunakan antara lain:
1. Menentukan Distribusi Geografis Penyakit
2. Analisis trend Spasial dan Temporal
3. Pemetaan Populasis Berisiko
4. Stratifikasi Faktor risiko
5. Penilaian Distribusi Sumberdaya
6. Perencanaan dan Penentuan Intervensi
7. Monitoring Penyakit.